Tentang anak | Kumpulan file
Showing posts with label Tentang anak. Show all posts
Showing posts with label Tentang anak. Show all posts

Thursday, February 21, 2013

Cara Mengembangkan Potensi Anak

Setiap anak memiliki potensi yang berbeda beda, Potensi yang besar pada setiap anak harus dilatih dan dikembangkan supaya kemampuan anak juga meningkat. Anak yang dididik dengan cara yang tepat, tentu hasilnya juga bagus. Bagaimanakah cara mengembangkan potensi anak itu? Berikut cara mengembangkan potensi anak yang wajib anda simak.

1.  Syukuri anak sebagai karunia terbesar. Sadarilah bahwa anak adalah anugerah yang terbesar anda. Anak adalah amanah yang wajib kita jaga, kita bina dan didik sehingga menjadi anak yang sholeh dan berbhakti kepada orang tua. Syukurilah anak sebagai anugerah yang kelak akan meneruskan cita-cita kita.
2.  Buatlah dia merasa dicintai. dikasihi dan disayangi. Anak akan merasa nyaman, terlindungi jika orang tua selalu menyayanginya, melindunginya, menolongnya dan selalu ada disampingnya jika anak dalam kondisi membutuhkan. Buat perasaan anak nyaman dan benar-benar mencintai orang tua dan merasa dicintai pula.
3.  Pahami dan hargai setiap anak sebagai individu yang unik. Setiap anak adalah unik, karena perilaku anak memang khas dan dapat melakukan hal-hal yang tidak terduga. Setiap anak adalah mempunyai karakter tersendiri. Oleh karena itu, setiap orang tua sepatutnya memahami sehingga orang tua akan sadar terhadap keunikannya tersebut.
4.  Bangkitkan minat dan motivasi belajarnya. Orang tua harus pandai membangkitkan motivasi anak dan  minatnya pada kegiatan dan belajarnya. Dengan anak semakin termotivasi maka anak akan menyadari bahwa ia bisa mengembangkan kemampuannya.
5.  Beri kesempatan untuk memilih dan membuat keputusan. Berilah kesempatan anak untuk berani memilih dan membuat setiap keputusan yang akan dijalaninya. Berilah kepercayaan anak untuk membuat keputusan sendiri dalam melakukan setiap kegiatan atau belajarnya. Berilah keleluasaan anak untuk berani memilih diantara pilahan. Orang tua bisa membantu bagaimana pihan yang baik itu sehingga anak tidak terjebak pada hal-hal yang negatif.
6.  Doronglah anak mencari informasi di luar rumah. informasi sangat penting untuk menunjang kemampuan kita. Doronglah anak kreatif untuk mencari kebutuhan informasi yang menunjang potensinya. Bisa dimulai dengan informasi tokoh-tokoh yang sukes pada bidangnya atau bagaimana supaya bisa menjadi sukses tersebut.
7.  Jangan matikan harapan dan cita-cita anak. Hargai setiap pilihan cita-cita anak. Orang tua jangan terlalu memaksakan pilihanya sehingga anak akan merasa tidak bersemangat lagi untuk meraih harapan dan cita-citanya. Jangan sampai orang tua malah mematikan harapan anak dan mencela setiap pihan cita-cita anak.
8.  Tunjukkan penghargaan dan penghormatan kepada usaha anak. Hargailah setiap yang dilakukan anak walau sekecil mungkin, jangan meremehkan yang dilakukan anak walaupun tampaknya sepele. Berilah penghormatan kepada setiap yang dikerjakan anak, sehingga anak akan merasa tersanjung dan dihargai jerih payahnya.
9.  Jalin hubungan yang kondusif antara orang tua, sekolah dan lingkungannya. Sukses tidaknya potensi anak juga tergantung dengan kondisi sekitarnya baik itu dirumah, disekolah maupun lingkungannya. Maka dari itu jalinlah hubungan yang harmonis dan membangun sehingga semuanya bisa selaras untuk bersama-sama mewadahi potensi anak agar berkembang dan terus meningkat.
Bagaimana cara untuk mengenali potensi anak
♦ Kenali potensi anak sedini mungkin . karena  1-3 tahun adalah  usia penting tumbuh kembang anak,  lakukan  observasi  perkembangan anak setiap harinya , cara ini akan diketahui apa yang menjadi  minat nya dan apa yang mudah dilakukan oleh mereka.
♦ Kenali tipe belajar anak, apakah auditori, visual, atau  kinestetik.  untuk mengetahui metode pembelajaran paling efektif untuknya. ciptakan kedekatan orang tua dengan anak, buat suasana rumah nyaman, aman serta kekeluargaan, dengan :
- Mengajak anak bermain  gerakan,  hal ini bertujuan melatih fungsi organ tubuh dan panca indera. seperti : melempar benda, menggerak-gerakkan kaki, identifikasi  bunyi.
- Mengajak anak bermain dengan fantasi atau khayalan seperti bermain dokter-dokteran dan anak  berperan sebagai  dokter , polisi, guru.
- Mengajak anak untuk menyelesaikan suatu masalah ( problem solving) seperti bermain permainan yang membutuhkan  kecerdasan, keterampilan berpikir.  seperti menjawab teka-teki , tebak tebakan.
- Mengajak anak  membentuk suatu karya atau memugarnya (destruktif) suatu karya karena ingin mengetahui komponen atau ingin mengubahnya seperti  puzzle.
- Mengajak anak bermain berkelompok seperti  bermain petak umpet .
♦ Tumbuhkan kepercayaan diri anak, berikan pujian, hindari kritikan. diskusikan kegiatan harian, ajari anak menentukan tujuan dan membuat rencana. rayakan keberhasilan mereka secara berkala.
♦ Jangan pernah meremehkan kemampuan anak , ajari mereka tidak hanya kemampuan berbahasa, membaca, atau olah raga, tapi ajarkan juga seni seperti ballet, karena ballet mempunyai manfaat maksimal untuk perkembangan potensi anak.

source :http://keluargasakina.com/864/cara-mengembangkan-potensi-anak/
Read More..

Tuesday, February 12, 2013

Cara Tepat Jaga Asupan Nutrisi Anak


detail berita
Nikmatnya makan apel (Foto: Corbis)

Cara Tepat Jaga Asupan Nutrisi Anak

BANYAK orangtua yang merasa kesulitan untuk memberikan asupan nutrisi pada anaknya. Ini menyebabkan anak menjadi gampang sakit dan memiliki berat badan rendah. Berikut ini cara membantu anak Anda mendapatkan berat badan ideal.

Orangtua harus lebih fokus untuk memberikan asupan nutrisi untuk memenuhi energi anak-anak mereka setiap hari. Bukan mengambil jalan pintas dengan memberikan suplemen, tapi menyediakan makanan dengan macronutrients yang mencukupi (protein, karbohidrat, dan lemak) dan nutrisi mikro (vitamin dan mineral), demikian yang dilansir Washingtonpost.

Jadi jika anak Anda memiliki berat badan di bawah rata-rata, Anda bisa mulai memastikan semua kalori yang dicerna kaya nutrisi.

Berikut ini tip perilaku rutin untuk membantu menaikkan berat badan anak Anda.

Pastikan anak minum setelah makan, bukan selama makan

Rata-rata orangtua seringkali membiarkan anak minum selama makan. Air yang masuk dapat dengan cepat mengisi lambung kecil anak Anda, sehingga membuatnya lebih cepat kenyang. Susu dan jus menjadi penyebab utama anak-anak sering tidak lapar sepanjang hari. Ingat, susu atau jus bukan makanan pengganti.

Buatlah jadwal makan utama dan makan cemilan untuk anak Anda

Anak-anak perlu tahu bahwa jam makan merupakan bagian yang sangat penting untuk hidup mereka. Pastikan asupan kaya nutrisi dalam makanan utama dan camilan yang Anda berikan.

Cobalah untuk duduk bersama dalam satu meja dengan anak Anda

Jadilah model untuk mereka. Saat Anda makan makanan sehat tentu anak Anda juga akan mengikuti.

Matikan televisi saat makan

Televisi akan membuat anak Anda terlalu terfokus pada layar kaca, sehingga mereka tidak tertarik untuk makan.

Ajak anak Anda berolahraga secara tertaur

Anak yang rutin berolahraga biasanya akan merasa lapar karena pembakaran kalori saat olahraga. Ini kesempatan Anda untuk memberinya makanan kaya nutrisi.

Pilihlah camilan sehat untuk anak Anda

Makanan ringan membantu mempertahankan energi dan suasana hati anak Anda. Hindari makanan ringan dengan kadar gula tinggi karena dapat mempengaruhi kemampuan anak untuk tidur.
 
source  :http://health.okezone.com/read/2012/10/16/486/704719/cara-tepat-jaga-asupan-nutrisi-anak
Read More..

Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak

Bagaimanakah SISTEM IMUN BUAH HATI ANDA?
Kesehatan Anak, Daya Tahan Tubuh Anak
Anak kecil atau bayi adalah usia dimana masih sangat rentan dengan kuman dan penyakit karena daya tahan tubuh mereka belum sempurna benar.
Perubahan cuaca seringkali membuat suhu dan kelembaban udara berubah secara tiba-tiba. Kondisi ini biasanya diikuti dengan munculnya berbagai penyakit musiman. Diudara terdapat  jutaan virus yang dengan mudah berpindah dari suatu tempat ke tempat lain karena terbang dibawa angin, terbawa air limbah, atau dibawa orang yang sedang sakit. Perlu daya tahan tubuh ekstra untuk beradaptasi, terutama bagi si kecil, agar tetap sehat.  Perubahan ini bisa mempengaruhi kondisi fisik si kecil, bahkan bisa menyebabkan daya tahan tubuhnya menurun.
Anak-anak juga rentan terkena stress yang kadang kala tidak bisa mereka ekpresikan.
Berikut adalah penyakit-penyakit yang biasa menyerang anak-anak:
  1. Batuk Pilek.  Penyebabnya bisa karena infeksi atau alergi. Batuk pilek karena infeksi disebabkan oleh virus, kuman atau mikroba. Sedangkan batuk karena alergi disebabkan oleh debu, asap, bulu binatang, makanan/minuman
  2. Diare. Menurut WHO, diare merupakan buan air besar dalam bentuk cairan lebih dari tiga kali dalam satu hari, biasa berlansun selama dua hari atau lebih. Penyebab diare antara lain:
  • Infeksi Virus
  • Infeksi Bakteri
  • Parasit
  • Antibiotik, jika anda mengalami diare selama makan anti biotik bisa jadi karena antibiotic tersebut membunuh bakteri baik dalam tubuh.
  • Makanan dan Minum, seperti terlalu banyak minum jus dan minuman manis
  • Alergi makanan. Aleri makanan biasa terjadi pada bayi yang baru mengenal makanan pendampin ASI.  Protein susu merupakan allergen (penyebab elergi) yang paling banyak dijumpai pada bayi. Selain protein susu allergen yang lain telur, kedelai, gandum, kacang, ikan, kerang-kerangan.
 3.  Sembelit  Bayi dikatakan mengalami sembelit atau konstipasi (kesulitan buang air besar) bila fesesnya keras, sangat sulit dikeluarkan dan menimbulkan rasa sakit. Kekurangan pemberian cairan dan serat alami dapat menyebabkan kesulitan BAB. Perubahan konsumsi ASI ke susu formula juga dapat menyebabkan sembelit. Jika bayi Anda sembeli, cari tahu penyebab utamanya.
 Berikan Buah Hati Anda Makanan Berserat
Jika telah terjadi pengerasan feses pada bayi, segera upayakan memberinya asupan berserat seperti sari buah atau jus encer serta tambahan sayur mayur dalam makanannya, misalnya nasi tim yang dicampur dengan bayam. Biasakan supaya anak menyukai sayur dan buah yang kaya serat alami sejak bayi agar kelak masalah konstipasi ini tidak menjadi kronik.
4.  Muntah.  Muntah dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti  seperti kebanyakan makan, cara penyuapan yang salah dan infeksi pada lambung.
5. Infeksi Telinga. Di Amerika Serikat 3 dari 4 anak-anak setidaknya mengalami satu kali infeksi telinga pada saat mereka mencapai usia 3 tahun.  Infeksi yang tidak diobati dapat merembet dari telinga tengah ke bagian dekat kepala termasuk otak. Meskipun kehilangan pendengaran yang disebabkan oleh otitis media biasanya bersifat sementara, namun otitis media yang dibiarkan tanpa diobati dapat menyebabkan gangguan pendengaran secara permanen.
Daya tahan tubuh anak harus tetap dijaga senantiasa kuat agar tubuhnya mampu melawan aneka penyakit-penyakit diatas.  Penyakit dapat menganggu proses tumbuh kembang mereka, karena itu para ibu harus memperkuat sistem imun mereka.

Apa saja yang menguatkan  sistem  imun anak?

  1. Kebutuhan gizi anak terpenuhi dengan baik, maka sistem imun mereka akan  kuat. Asupan lemak, karbohidrat, protein, serat, vitamin & mineral.
  2. Konsumsi Transfer factor chewable. Transfer factor dibuat dari ekstrak colostrums susu sapi dapat meningkatkan  daya tahan tubuh anak. Rasa buah citrus dan manis disukai oleh anak-anak.
Transfer factor  chewable yang merupakan salah satu produk revolusiner dari pusat riset 4life, sangat baik untuk anak-anak baik untuk pengobatan maupun pencegahan penyakit.

Kenapa transfer factor chewable itu sangat baik untuk anak-anak?

  1. Karena transfer factor alamiah dan tidak mengandung efek samping seperti obat-obat kimia.
  2. Transfer factor aman dikonsumsi oleh anak-anak bahkan yang masih berumur 1 hari sekalipun.
  3. Anak-anak rentan terhadap penyakit dan stress, transfer factor akan menguatkan sistem kekebalan tubuh mereka secara alamiah, aman dan tanpa efek samping. Pencegahan terhadap aneka penyakit yang mudah menyerang anak-anak.
  4. Penggunaan transfer factor dapat mengurangi penggunaan antibiotik dan bahkan bisa dihindari sepenuhnya. Penggunaan antibiotik yang berlebihan pada anak-anak dapat menimbulkan resistensi terhadap bakteri, kuman, virus serta parasit lainnya.
  5. Transfer factor dapat meningkatkan kecerdasan anak-anak.
  6. Anak-anak akan tetap aktif dan berenergi/stamina kuat dalam kehidupan sehari-hari seperti belajar di sekolah, mengerjakan tugas dirumah dan belajar dari lingkungan mereka.
  7. Transfer factor sangat baik bagi perkembangan buah hati anda. Selain kesehatannya selalu terjaga, kecerdasannya berkembang lebih pesat.

Apa pendapat dokter anak  tentang  transfer  factor?

Dr. David Markowitz , seorang dokter spesialis anak melakukan penelitian selama 12 bulan terhadap transfer factor, hasil penelitiannya menunjukkan bahwa 88 anak yang mengkonsumsi transfer factor 2 kapsul perhari selama 8 bulan, turun sebesar 74% terhadap penyakit yang dideritanya dan turun sebesar 84% penurunan antibiotik pada anak-anak yang sakit tersebut. Yang terpenting, tidak ditemukan efek samping pada anak-anak. Dr. Markowitz memperkirakan adanya penghematan lebih dari US$25.000 oleh masyarakat yang mengkonsumsi transfer factor seperti penghematan biaya perawatan rumah sakit, biaya kunjungan dokter dan biaya obat.

source :http://www.4life-4transferfactor.com/info_kesehatan_pengobatan/menjaga-daya-tahan-tubuh-anak/
Read More..

Tips Menjaga Kesehatan Anak Saat Musim Hujan

Tips Menjaga Kesehatan Anak Saat Musim Hujan
Menjaga kesehatan anak saat musim hujan menjadi hal yang perlu diperhatikan.Apalagi jika ternyata anak kita rentan penyakit.Banyaknya penyakit “musim hujan” seperti demam,flu dan pilek yang gampang menular membutuhkan penangkal berupa daya tahan tubuh yang OK.
Jadi bagaimana kita harus menjaga kesehatan anak kita? Ada beberapa kiat yang bisa dilakukan.Berikut ulasannya.
1.Perhatikan pakaian anak.
Pakaikan baju, topi, sarung tangan, kaos kaki dan sepatu hangat pada bayi dan anak-anak ketika sedang melakukan kegiatan di luar rumah.
Disarankan untuk memakaikan lapisan pakain yang lebih tebal pada bayi dan anak kecil daripada orang dewasa dalam kondisi cuaca yang sama.Pemakaian selimut tebal dan bantal, kadang dapat menyebabkan Sindrom Kematian Bayi Mendadak sehingga dianjurkan untuk memakaikan baju berbentuk piyama hangat untuk bayi
Jika memang terpaksa harus menggunakan selimut, maka tepi selimut harus diselipkan di kasur, sehingga dapat dipastikan selimut hanya menutupi dada bayi dan tidak dapat menutupi wajah bayi dan mengurangi resiko Sindrom Kematian Bayi Mendadak.
2.Cuaca dingin sebenarnya tidak menyebabkan pilek atau flu. Tapi virus yang menyebabkan pilek dan flu cenderung lebih banyak muncul di musim penghujan atau udara dingin. Sehingga biasakan anak untuk menjaga daya tahan tubuh dengan makan makanan bergizi, istirahat yang cukup serta mencegah penyebaran pilek dan flu dengan selalu mencuci tangan, memakai masker dan membuang bekas tisu setelah bersin atau batuk ke tempat sampah dengan baik.
Nutrisi yang cukup, sesuai dengan usia, berat badan dan aktivitas anak anda akan meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit.
3.Tetapkan batas waktu yang wajar untuk bermain di luar rumah pada musim penghujan untuk mencegah hipotermia. Mintalah anak-anak untuk kembali secara periodik pada waktu tertentu untuk menghangatkan badan
4.Mengantar anak-anak ke sekolah dengan perlengkapan hujan yang tepat. Memiliki payung, jas hujan, dan sepatu bot hujan adalah suatu keharusan bagi anak-anak Anda selama hari-hari hujan untuk melindungi mereka dari hujan dan genangan air hujan yang mengalir di jalan-jalan, yang sangat mungkin terkontaminasi dengan berbagai bakteri.
5.Mengosongkan atau menutup wadah air. DBD (Demam berdarah Dengue) disebabkan adanya nyamuk berkembang biak di genangan air. Itulah mengapa perlu untuk mengosongkan atau menutupi wadah air di sekitar rumah untuk mencegah nyamuk berkembang biak di dalamnya, sehingga menurunkan risiko anak-anak Anda digigit.
6.Pastikan anak-anak Anda hanya minum air bersih. Sejumlah penyakit, seperti diare dan kolera, yang disebabkan oleh asupan air yang terkontaminasi. Selalu pastikan bahwa anak-anak minum air yang bersih dan aman untuk menghindari infeksi dan tertular penyakit dari bakteri udara.
7.Membimbing dan mengajari anak-anak mencuci tangan yang benar dapat membantu melindungi mereka dari kuman dan infeksi virus ditularkan melalui kontak dengan orang yang terinfeksi.
8.Carilah saran dari dokter tentang vaksinasi untuk anak-anak Anda. Bawa anak-anak Anda ke dokter dan mencari rekomendasi untuk mendapatkan vaksinasi yang tepat guna meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka terhadap penyakit anak pada umumnya.
Tips-tips diatas hanya sebagian dari cara menjaga kesehatan anak.Tidak ada salahnya kita berhati-hati terhadap kesehatan anak.Semoga tips menjaga kesehatan anak saat musim hujan di atas dapat bermanfaat.
 
source :Sumber http://seputar-ibu-anak.blogspot.com/
Read More..

Cara Meningkatkan Nafsu Makan Anak


Cara Meningkatkan Nafsu Makan Anak

Susah makan biasa dialami oleh anak-anak, khususnya balita. Sehingga bila sang ibu tidak sabaran akan membuatnya sering marah pada sang anak.
Memarahi anak yang tidak mau makan bukanlah solusi yang tepat karena itu justru bisa membuat sang anak jadi semakin keras kepala dan susah disuruh makan.
Seperti yang dilansir dari BoldSky , ada beberapa tips cara bagaimana membuat anak mau makan. Berikut ini adalah caranya:
1. Atur jadwal makan
Balita belum memiliki nafsu makan yang kuat. Oleh karena itu, mereka enggan makan sebanyak tiga kali dalam sehari. Agar balita tetap memperoleh asupan gizi yang cukup, Anda perlu mengatur jadwal makannya.
2. Batasi memberi minum anak
Anda perlu mengontrol asupan cairan pada balita. Jika Anda memberikan susu kepada balita secara berlebihan, maka tidak ada ruang bagi makanan di dalam perutnya. Oleh karena itu, Anda perlu membatasi asupan cairan pada balita.
3. Ubah menu makan
Jangan terus-menerus memberi jenis makanan yang sama pada balita. Mengubah menu makan setiap hari dapat meningkatkan nafsu makan balita.
4. Atur porsi makan
Agar aktivitas makan jadi kebiasaan bagi balita, Anda perlu memberinya makan dengan porsi kecil namun mengandung gizi tinggi.
5. Alihkan perhatiannya
Salah satu faktor penyebab nafsu makan balita berkurang adalah mainan. Mungkin, si kecil sedang sibuk dengan mainan baru sehingga dia tidak mau makan. Oleh karena itu, Anda perlu mengalihkan perhatian si kecil atau mencuri waktu untuk sekadar menyuapinya sedikit demi sedikit.
6. Buat makanan unik
Anda perlu menyajikan makanan secara unik dan menghiasnya agar balita tertarik untuk makan.
Semoga informasi tentang bagaimana cara atasi anak yang susah makan diatas dapat bermanfaat untuk anda dan sang buah hati.

source :http://www.inicaraku.com/cara-meningkatkan-nafsu-makan-anak.html
Read More..

10 Kesalahan Mendidik Anak


CARA MENDIDIK ANAK | TIPS ORANG TUA MENDIDIK ANAK Bila Anda berpikir apakah Anda adalah orang tua yang teladan ? Maka jawaban Anda, pasti tentu saja saya orang tua teladan bagi anak saya. Mana ada sih “Harimau yang memakan anaknya sendiri”, atau mungkin mana mungkin sih kita mencelakakan anak kita sendiri. Orang tua selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi putra-putrinya. Kenyataannya banyak orang tua yang melakukan kesalahan dalam mendidik putra-putrinya.
Berikut ini adalah beberapa kesalahan yang mungkin Anda tidak sadari terjadi dalam mendidik anak Anda :
1. Kurang Pengawasan
Menurut Professor Robert Billingham, Human Development and Family Studies – Universitas Indiana, “Anak terlalu banyak bergaul dengan lingkungan semu diluar keluarga, dan itu adalah tragedi yang seharusnya diperhatikan oleh orang tua”. Nah sekarang tahu kan, bagaimana menyiasatinya, misalnya bila anak Anda berada di penitipan atau sekolah, usahakan mengunjunginya secara berkala dan tidak terencana. Bila pengawasan Anda jadi berkurang, solusinya carilah tempat penitipan lainnya. Jangan biarkan anak Anda berkelana sendirian. Anak Anda butuh perhatian.
2. Gagal Mendengarkan
Menurut psikolog Charles Fay, Ph.D. “Banyak orang tua terlalu lelah memberikan perhatian – cenderung mengabaikan apa yang anak mereka ungkapkan”, contohnya Aisyah pulang dengan mata yang lembam, umumnya orang tua lantas langsung menanggapi hal tersebut secara berlebihan, menduga-duga si anak terkena bola, atau berkelahi dengan temannya. Faktanya, orang tua tidak tahu apa yang terjadi hingga anak sendirilah yang menceritakannya.
3. Jarang Bertemu Muka
Menurut Billingham, orang tua seharusnya membiarkan anak melakukan kesalahan, biarkan anak belajar dari kesalahan agar tidak terulang kesalahan yang sama. Bantulah anak untuk mengatasi masalahnya sendiri, tetapi jangan mengambil keuntungan demi kepentingan Anda.
4. Terlalu Berlebihan
Menurut Judy Haire, “banyak orang tua menghabiskan 100 km per jam mengeringkan rambut, dari pada meluangkan 1 jam bersama anak mereka”. Anak perlu waktu sendiri untuk merasakan kebosanan, sebab hal itu akan memacu anak memunculkan kreatifitas tumbuh.
5. Bertengkar Dihadapan Anak
Menurut psikiater Sara B. Miller, Ph.D., perilaku yang paling berpengaruh merusak adalah “bertengkar” dihadapan anak. Saat orang tua bertengkar didepan anak mereka, khususnya anak lelaki, maka hasilnya adalah seorang calon pria dewasa yang tidak sensitif yang tidak dapat berhubungan dengan wanita secara sehat. Orang tua seharusnya menghangatkan diskusi diantara mereka, tanpa anak-anak disekitar mereka. Wajar saja bila orang tua berbeda pendapat tetapi usahakan tanpa amarah. Jangan ciptakan perasaan tidak aman dan ketakutan pada anak.
6. Tidak Konsisten
Anak perlu merasa bahwa orang tua mereka berperan. Jangan biarkan mereka memohon dan merengek menjadi senjata yang ampuh untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Orang tua harus tegas dan berwibawa dihadapan anak.
7. Mengabaikan Kata Hati
Menurut Lisa Balch, ibu dua orang anak, “lakukan saja sesuai dengan kata hatimu dan biarkan mengalir tanpa mengabaikan juga suara-suara disekitarnya yang melemahkan. Saya banyak belajar bahwa orang tua seharusnya mempunyai kepekaan yang tajam tentang sesuatu”.
8. Terlalu Banyak Nonton TV
Menurut Neilsen Media Research, anak-anak Amerika yang berusia 2-11 tahun menonton 3 jam dan 22 menit siaran TV sehari. Menonton televisi akan membuat anak malas belajar. Orang tua cenderung membiarkan anak berlama-lama didepan TV dibanding mengganggu aktifitas orang tua. Orang tua sangat tidak mungkin dapat memfilter masuknya iklan negatif yang tidak mendidik.
9. Segalanya Diukur Dengan Materi
Menurut Louis Hodgson, ibu 4 anak dan nenek 6 cucu, “anak sekarang mempunyai banyak benda untuk dikoleksi”. Tidaklah salah memanjakan anak dengan mainan dan liburan yang mewah. Tetapi yang seharusnya disadari adalah anak Anda membutuhkan quality time bersama orang tua mereka. Mereka cenderung ingin didengarkan dibandingkan diberi sesuatu dan diam.
10. Bersikap Berat Sebelah
Beberapa orang tua kadang lebih mendukung anak dan bersikap memihak anak sambil menjelekkan pasangannya didepan anak. Mereka akan hilang persepsi dan cenderung terpola untuk bersikap berat sebelah. Luangkan waktu bersama anak minimal 10 menit disela kesibukan Anda. Dan pastikan anak tahu saat bersama orang tua adalah waktu yang tidak dapat diinterupsi.

source : http://www.isdaryanto.com/10-kesalahan-mendidik-anak
Read More..

Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Anak

Posted by' Hariyanto, S.Pd onJanuary 2, 2012

Motivasi Belajar

Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Anak. Setelah membahas mengenai Motivasi Belajar Anak Remaja dan kaitannya dengan Prestasi Belajar Anak, maka pada kesempatan ini saya juga akan menyampaikan beberapa tips atau cara untuk meningkatkan motivasi belajar anak. Karena begitu pentingnya motivasi belajar dalam proses perbaikan prestasi belajar, saya kira maka tips ini mungkin akan sangat bermanfaat.
Ada beberapa Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Anak dalam kegiatan belajar di sekolah, misalnya saja seperti yang diungkapkan A.M. Sardiman (2005:92-94), yaitu :

1. Memberi angka
Angka dalam hal ini sebagai simbol dari nilai kegiatan belajarnya. Banyak siswa yang justru untuk mencapai angka/nilai yang baik. Sehingga yang dikejar hanyalah nilai ulangan atau nilai raport yang baik. Angka-angka yang baik itu bagi para siswa merupakan motivasi belajar yang sangat kuat. Yang perlu diingat oleh guru, bahwa pencapaian angka-angka tersebut belum merupakan hasil belajar yang sejati dan bermakna. Harapannya angka-angka tersebut dikaitkan dengan nilai afeksinya bukan sekedar kognitifnya saja.
2. Hadiah
Hadiah dapat menjadi motivasi belajar yang kuat, dimana siswa tertarik pada bidang tertentu yang akan diberikan hadiah. Tidak demikian jika hadiah diberikan untuk suatu pekerjaan yang tidak menarik menurut siswa.
3. Kompetisi
Persaingan, baik yang individu atau kelompok, dapat menjadi sarana untuk meningkatkan motivasi belajar. Karena terkadang jika ada saingan, siswa akan menjadi lebih bersemangat dalam mencapai hasil yang terbaik.
4. Ego-involvement
Menumbuhkan kesadaran kepada siswa agar merasakan pentingnya tugas dan menerimanya sebagai tantangan sehingga bekerja keras adalah sebagai salah satu bentuk motivasi yang cukup penting. Bentuk kerja keras siswa dapat terlibat secara kognitif yaitu dengan mencari cara untuk dapat meningkatkan motivasi belajar.
5. Memberi Ulangan
Para siswa akan giat belajar kalau mengetahui akan diadakan ulangan. Tetapi ulangan jangan terlalu sering dilakukan karena akan membosankan dan akan jadi rutinitas belaka.
6. Mengetahui Hasil
Mengetahui hasil belajar bisa dijadikan sebagai alat motivasi belajar anak. Dengan mengetahui hasil belajarnya, siswa akan terdorong untuk belajar lebih giat. Apalagi jika hasil belajar itu mengalami kemajuan, siswa pasti akan berusaha mempertahankannya atau bahkan termotivasi untuk dapat meningkatkannya.
7. Pujian
Apabila ada siswa yang berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik, maka perlu diberikan pujian. Pujian adalah bentuk reinforcement yang positif dan memberikan motivasi yang baik bagi siswa. Pemberiannya juga harus pada waktu yang tepat, sehingga akan memupuk suasana yang menyenangkan dan mempertinggi motivasi  belajar serta sekaligus akan membangkitkan harga diri.
8. Hukuman
Hukuman adalah bentuk reinforcement yang negatif, tetapi jika diberikan secara tepat dan bijaksana, bisa menjadi alat motivasi belajar anak. Oleh karena itu, guru harus memahami prinsip-prinsip pemberian hukuman tersebut.
Hal senada juga diungkapkan oleh  Fathurrohman dan Sutikno (2007: 20) motivasi belajar siswa dapat ditumbuhkan melalui beberapa cara yaitu:
a) Menjelaskan tujuan kepada peserta didik.
Pada permulaan belajar mengajar seharusnya terlebih dahulu seorang guru menjelaskan mengenai Tujuan Instruksional Khusus yang akan dicapainya kepada siswa. Makin jelas tujuan maka makin besar pula motivasi dalam belajar.
b) Hadiah.
Hadiah akan memacu semangat mereka untuk bisa belajar lebih giat lagi. Berikan hadiah untuk siswa yang berprestasi. Di samping itu, siswa yang belum berprestasi akan termotivasi untuk bisa mengejar siswa yang berprestasi.
c) Saingan/kompetisi.
Guru berusaha mengadakan persaingan di antara siswanya untuk meningkatkan prestasi belajarnya, berusaha memperbaiki hasil prestasi yang telah dicapai sebelumnya.
d) Pujian.
Siswa yang berprestasi sudah sewajarnya untuk diberikan penghargaan atau pujian. Pujian yang diberikan bersifat membangun. Dengan pujian siswa akan lebih termotivasi untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi.
e) Hukuman.

Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Cara meningkatkan motivasi belajar dengan memberikan hukuman. Hukuman akan diberikan kepada siswa yang berbuat kesalahan saat proses belajar mengajar. Hukuman ini diberikan dengan harapan agar siswa tersebut mau merubah diri dan berusaha memacu motivasi belajarnya. Bentuk hukuman yang diberikan kepada siswa adalah hukuman yang bersifat mendidik.

f)  Membangkitkan dorongan kepada peserta didik untuk belajar.
Strateginya adalah dengan memberikan perhatian maksimal ke peserta didik. Selain itu, guru juga dapat membuat siswa tertarik dengan materi yang disampaikan dengan cara menggunakan metode yang menarik dan mudah dimengerti siswa.
g) Membentuk kebiasaan belajar yang baik.
Kebiasaan belajar yang baik dapat dibentuk dengan cara adanya jadwal belajar.
h) Membantu kesulitan belajar peserta didik, baik secara individual maupun kelompok.
Membantu kesulitan peserta didik dengan cara memperhatikan proses dan hasil belajarnya.  Dalam proses belajar terdapat beberap unsur antara lain yaitu penggunaan metode untuk mennyampaikan materi kepada para siswa. Metode yang menarik yaitu dengan gambar dan tulisan warna-warni akan menarik siswa untuk  mencatat dan  mempelajari materi yang telah disampaikan..
i) Menggunakan metode yang bervariasi.
Meningkatkan motivasi belajar dengan menggunakan metode pembelajaran yang variasi. Metode yang bervariasi akan sangat membantu dalam proses belajar dan mengajar. Dengan adanya metode yang baru akan mempermudah guru untuk menyampaikan materi pada siswa.
j) Menggunakan media pembelajaran yang baik, serta harus sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Berikut merupakan beberapa tips yang bisa anda gunakan untuk meningkatkan motivasi belajar anda, semoga berhasil!!

source : http://belajarpsikologi.com/cara-meningkatkan-motivasi-belajar-anak/
Read More..

Tips Membantu Anak Bergaul Dengan Teman

Posted on January 12, 2013 by momydev

Tips Mendidik Anak BergaulMomymilk – Di mana Anda menempatkan diri anda dalam kaitannya dengan persahabatan anak Anda adalah salah satu pertanyaan yang canggung terhadap orangtua. Tidak ada keraguan bahwa persahabatan adalah bagian masa kritis. Anak-anak belajar bagaimana untuk berbagi, kompromi, dan bekerja melalui kesalahpahaman dengan teman-teman mereka. Namun naik turunnya persahabatan anak bisa sulit bagi orang tua untuk hanya bisa berdiam. beberapa waktu yang lalu kita telah mengulas tentang Kesalahan Dalam Mendidik Anak, dan untuk topik pada tips mendidik Anak kali ini kita mencuoba membahas tentang Tips membantu Anak Bergaul Dengan Teman.
Kebanyakan anak akan merasa tersakiti perasaannya pada suatu waktu dalam pergaulannya dan orangtua yang bereaksi berlebihan dapat memperburuk keadaan. Lantas bagaimana Anda tahu kapan anak Anda membutuhkan Anda, dan ketika Anda perlu untuk mundur? Berikut adalah tujuh tips dari para ahli dalam perkembangan anak:
1. Ajarkan Keterampilan Persahabatan
Anak-anak ingin bermain dengan anak-anak yang bisa bersenang-senang tanpa mengambil alih dan memerintah semua orang di sekitar. Melihat Anda menjangkau teman-teman adalah pelajaran pertama anak Anda dalam cara untuk melakukan itu. “Sebagai orang tua, kita menjadi panutan bagi mereka. Anda dapat mengajarkan empati terhadap anak-anak Anda dengan cara untuk membantu Anda melakukan hal-hal seperti membawa makanan ke tetangga yang sakit, atau membuat kartu ulang tahun untuk nenek. Pengalaman anak-anak di rumah cenderung untuk diikuti dan diterapkan keluar ke dunia yang lebih luas.
2. Masuki Gaya Persahabatan Anak Anda
Melibatkan anak Anda dan memaksa anak Anda adalah dua hal yang berbeda. Anda secara tidak sadar dapat membatasi anak Anda jika Anda menganggap dia berhubungan dengan teman-teman dengan cara yang sama yang Anda lakukan. Biarkan anak Anda menunjukkan apa yang dia inginkan terhadap jenis interaksi sosial yang terbaik untuknya.
3. Buka Rumah Anda untuk teman Anak Anda
Jika anak Anda masih muda, mengajak teman-temannya untuk kencan bermain, pastikan mereka untuk memiliki beberapa kegiatan dalam bermain. Dan perlu diingat bahwa anak-anak muda membutuhkan arahan. Berikan arahan untuk suatu kegiatan, mungkin termasuk pemilihan mode pakaian atau rencana untuk membuat kue, tergantung pada minat anak Anda.
Bahkan ketika anak Anda sudah cukup besar untuk merencanakan kegiatan sendiri, berikan dorongan terhadapnya untuk memiliki teman. Cobalah membuat rumah Anda menjadi tempat yang ramah untuk anak Anda dan temannya. Hal ini dapat membuat segalanya lebih mudah saat ia, dan persahabatannya, matang. Ini juga akan memberi Anda kesempatan untuk mengenal teman-teman anak Anda.
4. Bantu Anak Anda Terkait Masalah Persahabatan
Kesalahpahaman merupakan masalah yang umum dalam persahabatan. Anak Anda mungkin memerlukan bantuan terhadap emosinya dari waktu ke waktu. Dalam sebuah studi dari 267 anak-anak antara 9 dan 11 tahun, tentang cara seorang anak  berperilaku teman-temannya ditentukan pada situasi apakah dia marah, sedih, atau merasa OK.. Anak-anak yang merasa marah lebih cenderung ingin mengakhiri persahabatan.
Ini bukan untuk mengatakan Anda harus turun tangan dan mengerjakan semuanya untuk anak Anda. Anda mungkin perlu menunjukkan bahwa ada dua sisi untuk setiap cerita. Atau Anda bisa mengatakan, “Kenapa kau tidak menunggu satu atau dua hari dan mengundang teman Anda ke sini?
5. Biarkan Anak Anda Pilih Teman Yang Fit
Persahabatan dapat memperluas pandangan anak Anda dari dunia. Itu mungkin berarti, misalnya, bahwa ia bergaul dengan anak dari keluarga yang agamanya berbeda dari Anda sendiri. Kecuali anak Anda dalam bahaya, itu ide yang baik untuk memberikan ruang anak-anak Anda untuk mencari teman-teman mereka sendiri. Tujuan kita dalam mendidik anak-anak kita yang membantu mereka membuat pilihan mereka sendiri.
Jika Anda merasa persahabatan adalah menempatkan anak Anda pada risiko, cobalah untuk anda melangkah masuk, mungkin berbicara dengan pihak sekolah untuk mengetahui lebih lanjut tentang teman anak Anda. Anda dapat berbagi keprihatinan Anda dengan anak Anda dan katakan padanya Anda perlu berada di sekitarnya setiap anak anda bersama dengan teman ini. Atau Anda dapat memberitahu dia untuk tidak menghabiskan waktu dengan anak tersebut.
6. Jauhkan Pikiran untuk Bersikap Keras(memukul) atau Bullying
Sikap yang Keras sering merupakan bagian dari masa kanak-kanak bermain, tetapi sebagai anak-anak yang tumbuh dari balita ke remaja, ini bisa menjadi lebih berbahaya. Toleransi saya untuk bersikap keras turun saat anak-anak mencapai usia 6, 7, atau 8.
Bersikap keras(memukul) dengan mudah dapat menyeberangi garis menjadi bullying. Itu normal bagi anak-anak yang sangat muda untuk sesekali memukul atau mendorong satu sama lain. Anda dapat membantu anak Anda memahami bagaimana kata-katanya atau tindakan yang mungkin menyakiti perasaan anak lain. Biarkan anak Anda tahu bahwa dalam keluarga Anda, orang tidak memperlakukan orang lain seperti itu. Mereka juga tidak membiarkan diri diperlakukan buruk oleh orang lain.
Tentu saja, sulit untuk mengetahui bagaimana dan kapan untuk melakukan intervensi. Anda mungkin ingin terlebih dulu berbicara dengan anak Anda dan bertanya bagaimana dia merasa, hanya berhati-hati terhadap kata-kata apa yang Anda gunakan. Apa yang Anda lakukan yang menyebabkan anak Anda untuk fokus pada serangan dan orang-orang tidak menyukainya.”
Jika anak Anda terkena atau terancam, bagaimanapun, tidak apa-apa untuk menghubungi orang tua anak lain. Jadilah bijak dan mencoba untuk mendapatkan mereka di sisi Anda. Bersama, Anda mungkin dapat membantu anak-anak menyelesaikan perbedaan mereka dan tetap berteman.
7. Tawarkan Alternatif untuk Popularitas
Tidak menjadi bagian dari sebuah kerumunan yang sedang terkenal dapat menjadi seperti sebuah penolakan dalam skala besar bagi anak. Mulai sekitar usia 9 atau 10, anak-anak menjadi sensitif terhadap apa yang orang lain pikirkan tentang mereka. Sayangnya, Anda tidak dapat mengubah status popularitas anak Anda. Namun ada tips mendidik anak yang Anda bisa lakukan yaitu dengan mendengarkan kekhawatiran dan berbicara tentang petualangan masa kecil Anda. “Sebagai orang tua, ini adalah di mana cerita tentang penolakan Anda sendiri mungkin bisa membantu.
Mungkin anda bisa membantu untuk menunjukkan anak-anak yang tidak populer yang tumbuh untuk memiliki dunianya sendiri dan justru menjadikan dirinya hebat. Sebagai orang tua, membantu anak Anda membuat teman-teman, tanpa berusaha terlalu keras adalah tindakan penyeimbangan yang sulit dan merupakan sebuah usaha yang layak bagi anda.

source :http://momymilk.com/blog/2013/01/tips-membantu-anak-bergaul-dengan-teman/
Read More..

Cara Mendidik Anak Disiplin Yang Benar

Posted on January 18, 2013 by momydev

cara mendidik anak disiplinMomymilk – Sulit untuk menyangkal pentingnya disiplin. “Disiplin harus dilakukan dengan membudayakan anak Anda sehingga mereka dapat hidup di masyarakat. Namun banyak anak-anak berulang kali menguji batas kesabaran orangtua mereka. Ketika tiba saatnya untuk mendisiplinkan anak, anda harus pahami bahwa tidak ada perbaikan yang cepat dan tidak ada hal yang ajaib. Dalam bebrapa waktu yang lalu, kita telah membaca tentang Kesalahan Dalam Mendidik Anak, dan untuk topik kali ini, mari kita ulas tentang Cara Mendidik Anak Yang Benar.
Jika Anda, seperti kebanyakan orangtua, telah mencoba untuk anak-anak disiplin yang tidak mau mendengarkan, momymilk berharap artikel ini dapat membantu Anda.
Tips Mendidik Anak yang ke 1 : Reward untuk Perilaku yang Baik
Ketika hukuman adalah menjadi pusat dari disiplin, orang tua cenderung mengabaikan perilaku anak-anak mereka yang terbaik. “Anda akan mendapatkan lebih banyak dengan penguatan positif dari penguatan negatif. Perbuatan baik Menghargai target perilaku yang Anda ingin kembangkan pada anak Anda, bukan hal yang tidak seharusnya dilakukan.
Ini tidak berarti Anda harus memberikan anak Anda satu toples cokelat setiap kali ia melakukan hal yang baik. Ada nilai penguatan positif yang bisa anda lakukan misalnya Anda mengatakan bahwa anda beruntuk dan bahagia ketika anak anda melakukan pekerjaan membersihkan rumah dan merapikan tempat tidurnya. Dan ada saat-saat ketika anak Anda melakukan sesuatu yang luar biasa yang dapat menjamin hadiah yang lebih besar yang akan anda berikan.
Tips Mendidik Anak yang ke 2 : Hapuslah Tentang Aturan
Jika aturan tidak jelas, atau dibahas hanya ketika seseorang telah melanggarnya, anak Anda akan memiliki waktu yang sulit mengikuti mereka. “Terserah orang tua untuk membuat jelas apa yang diharapkan dari anak dan apa yang tidak. Pastikan untuk menjelaskan aturan rumah ketika Anda dapat berbicara dengan jelas dan anak Anda tidak terlalu marah untuk mendengarkan.
Dalam hal ini sebaiknya anda bisa berlatih mendisiplinkan anak ketika anda sedang bekerja atau melakukan aktivitas dan membutuhkan bantuan. Misalnya, bila Anda memiliki 30 menit untuk cadangan waktu yang anda perlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, anda bisa mengganggu anak anda yang sedang bermain dan katakan padanya Anda memerlukan bantuan dengan sesuatu. Ajak agar dia membantu, dan melakukan tugas dengan cepat dan mudah bersama-sama dan anda bisa membiarkan dia kembali ke permainannya. Jika dia marah-marah, Anda punya waktu untuk berurusan dengan itu. “Jika Anda melakukan itu setiap sekali-sekali, anak Anda akan mengerti bahwa ketika mama mengatakan bahwa anak anda harus meletakkan mainannya dan membantu anda,  maka dia akan terbiasa untuk melakukannya.
Tips Mendidik Anak yang ke 3 : Menetralisir Argumen
Bagaimana Anda berurusan dengan seorang anak yang ingin berdebat menjadi tunduk? Ini jelas tidak ada kemenangan dalam adu argumen. Justru akan menjadikankan semuanya semakin berantakan.
Sebaliknya, anda bisa sedikit berbicara, tetap mengalah tapi sedikit tegas. Misalnya, jika anak Anda mengatakan, “Ini tidak adil,” anda bisa berkata, “Aku tahu.” Jika anak Anda mengatakan, “Semua teman-teman saya bisa memiliki hal ini,” anda cukup mengatakan, “Aku tahu.” Atau Anda dapat menggunakan frase, “Dan apa yang saya katakan?” untuk menegakkan aturan yang telah didiskusikan dengan anak Anda. Kadang-kadang Anda hanya membutuhkan sedikit ucapan dengan tujuan bahwa maksud Anda menjadi lebih jelas.
Tips Mendidik Anak yang ke 4 : Waktu Beli Diri
Anda mungkin telah membaca bahwa anak-anak perlu mengalami konsekuensi dari tindakan mereka sesegera mungkin. Dan mungkin Anda pernah mendengar bahwa orang tua harus tenang dalam mendisiplinkan anak-anak mereka. Pada kenyataannya, Anda mungkin tidak dapat tetap tenang dan bereaksi segera.
Luangkan waktu untuk menenangkan diri sebelum Anda berurusan dengan situasi tersebut. Anda dapat memberitahu anak Anda, “Wow, keputusan yang buruk aku butuh waktu untuk mencari tahu apa yang akan saya lakukan tentang hal itu..” Ketika emosi Anda di cek, mengekspresikan empati bagi anak Anda terlebih dahulu, kemudian memberikan konsekuensi. Empati memberikan kamar anak Anda untuk menghubungkan perilaku ke hasilnya. Anda tidak perlu marah pada anak-anak, Anda tidak perlu berteriak. Karena hal ini hanya memungkinkan untuk menjadi masalah bagi mereka.
Tips Mendidik Anak yang Ke 5 : Jadilah Konsisten Tentang Aturan
Kadang-kadang menngikuti aturan ini sebagai tantangan bagi orang tua seperti itu untuk anak-anak. Banyak kita melihat bahwa orang tua terlalu banyak memberikan “pipi” lain ketika anak-anak mereka melakukan kesalahan lagi atau bertindak keluar batas. Banyak orangtua yang tidak konsisten dalam menegakkan aturan. Tidak menegakkan aturan Anda sendiri menempatkan semua yang anda katakan dipertanyakan. Jika anak-anak tidak tahu apa yang diharapkan dari orang tua mereka, mereka tidak pernah benar-benar tahu apa aturannya.
Anda mungkin ingin mundur karena takut merusak menyenangkan anak Anda. Perlu diketahui bahwa anak-anak mendapatkan keuntungan dari batas. Aturan dan struktur memberikan anak-anak keamanan untuk mengetahui bahwa orangtua mereka tetap mengawasi mereka. Bagi anak yang lebih tua, Anda dapat mengambil pendekatan yang lebih fleksibel. Sekitar usia 9 dan 12, anak-anak harus mendapatkan sedikit kelonggaran untuk menguji aturan. Tapi selalu berhati-hatilah tentang keselamatan.
Tips Mendidik Anak yang ke 6: Model Perilaku Baik
Suka atau tidak, anak-anak Anda menonton Anda. Anda dapat membagikan  nasihat sebanyak yang Anda inginkan, tetapi perilaku pribadi Anda membuat kesan yang lebih kekal daripada kata-kata Anda. Nomor satu cara manusia belajar adalah melalui imitasi dan copy. Jika Anda ingin anak Anda untuk bersikap jujur, pastikan Anda berlatih kejujuran. Jika Anda ingin anak Anda untuk bersikap sopan, biarkan dia melihat sikap terbaik Anda, di rumah dan di depan umum.
Faktanya adalah, membesarkan anak-anak dengan disiplin tidak mudah. Meskipun upaya terbaik Anda, akan selalu ada hari baik dan hari buruk. Yang perlu ditekankan adalah anda harus ingat bahwa “Anda adalah cermin bagi anak anda..!

source : http://momymilk.com/blog/2013/01/cara-mendidik-anak-disiplin-yang-benar/
Read More..

Monday, February 11, 2013

5 Cara Mendidik Anak Supaya Patuh




Bukan dengan menghukum atau cara kekerasan.

Anak yang patuh bukanlah dibentuk dengan cara kekerasan atau hukuman. Kepatuhan pada anak justru bisa dimunculkan dari kesadaran dalam diri anak tersebut. Orangtua sebaiknya mendidik kepatuhan anak dengan cara yang membuatnya menyadari bahwa kepatuhan adalah nilai positif.

Sayangnya hal itu tidaklah tidaklah mudah. Semua harus melewati proses yang membutuhkan kesabaran dan usaha ekstra, dan tentunya hal ini bukanlah hal yang tidak mungkin.

Berikut adalah cara untuk melatih dan membuat anak supaya menjadi lebih patuh:

1. Konsisten
Untuk melatih anak supaya lebih patuh Anda harus konsisten dalam menentukan peraturan. Bila hari ini Anda melarangnya bermain di jalanan, maka minggu depan peraturan ini harus tetap dijalankan, karena anak selalu mencari celah untuk bisa melanggar aturan yang dibuat orangtuanya.

2. Bersikap lembut
Anak umumnya tidak dapat merespon dengan baik bila kita menghadapi mereka dengan bentakan atau amarah. Tegas bukan berarti harus bersikap keras, Anda bisa lebih lembut. Coba untuk mengerti perasaan mereka dan tekankan bahwa mereka harus bisa mengikuti peraturan dan arahan Anda.

3. Beri contoh
Ini adalah cara yang paling efektif untuk membuat anak patuh. Beri contoh pada mereka apa yang harus mereka perbuat. Jangan sampai mereka justru melihat Anda melakukan hal yang Anda larang kepada mereka.

4. Puji mereka
Jangan ragu untuk memuji dan membesarkan hati mereka ketika mereka melakukan hal yang kita inginkan. Dengan begitu mereka akan merasa lebih dihargai atas usahanya.

5. Menjelaskan hal kepada mereka
Jelaskan kepada mereka maksud dan tujuan baik Anda menetapkan aturan pada mereka, sehingga mereka mengerti kenapa mereka harus mematuhi peraturan yang Anda buat.



source : http://forum.kompas.com/perempuan/145010-5-cara-mendidik-anak-supaya-patuh.html
Read More..

Cara mendidik anak yang baik dan benar!!


Oleh: Andi | Kategori:
Banyak orang tua yang mendidik anaknya dengan keras katanya supaya si anak menjadi patuh, penurut, tidak keras kepala, takut kepada orang tuanya dan akhirnya mau menuruti perintah orang tuanya. Memang benar, Anak itu bisa menjadi takut kepada orang tuanya tapi si anak juga bakal takut sama yang lainnya, takut sama orang lain, takut untuk mencoba, takut untuk berkreativitas, takut untuk mengambil keputusan, dan takut-takut lainnya. Apakah itu yang orang tua inginkan??.. Apakah orang tua ingin anaknya menjadi penakut dalam segala hal???..
Hanya orang tua bodoh yang menjawab ya!.. Namun jika Anda (Orang Tua) bersih keras untuk tetap menjawab ya!.. Mari kita bahas lebih lanjut tentang siapa Anak Anda sebenarnya. Namun terlebih dulu mari kita bandingkan mana yang lebih baik menurut Anda, mendidik anak dengan keras, atau mendidik seorang anak dengan cara yang akan saya bahas.

Cara mendidik anak yang baik dan yang benar!!

Mendidik anak dengan perasaan baik dan tindakan baik

cara mendidik anak yang baik dengan perasaan

Anak yang masih sangat kecil atau masih balita atau usia dini dalam melakukan segala hal selalu menggunakan perasaannya ketimbang berpikir. Baru setelah si anak beranjak dewasa ia akan lebih menggunakan logikanya atau berpikir ketimbang perasaannya. Jika waktu masih kecil orang tua mengajarkan anaknya dengan perasaan keras maka seolah-olah si Anak sedang di ajarkan untuk bersikap keras pula.

Agar lebih mudah dipahami mari kita umpamakan diri kita (orang tua) adalah cermin, dan cermin akan memantulkan gambar yang sama persis dengan gambar yang dihadapannya. Jika kita cermin dan si anak adalah gambar yang dihadapannya, maka apapun yang kita peragakan akan memantul kembali kepada si anak. Jika yang kita peragakan adalah memukul, membentak, dan menjewer. Maka secara tidak langsung kita sedang mengajarkan si anak untuk memukul, membentak, dan menjewer. Jadi bukan tidak mungkin jika besar nanti si Anak menjadi preman pasar yang sering memukul, membentak, dan menjewer orang lain.

Meskipun maksud kita bersikap keras kepada anak adalah bertujuan agar anak menjadi patuh, tapi seperti yang sudah saya katakan di atas bahwa anak yang masih kecil itu lebih memainkan perasaan ketimbang berpikir, ia tidak akan menangkap maksud kita, ia hanya menangkap apa yang kita peragakan. Jika kita selalu tersenyum, ia pun akan selalu tersenyum, jika kita selalu marah-marah, ia pun akan selalu marah-marah. Jadi peranan perasaan orang tua adalah yang paling penting dalam cara mendidik anak.

Mendidik Anak dengan sugesti yang baik

cara mendidik anak yang baik melalui sugesti
Sebenarnya ini masih berkaitan dengan mendidik anak yang diatas atau dengan perasaan, namun jika di atas adalah dalam bentuk tindakan, sekarang dalam bentuk ucapan atau sugesti.
Mendengar kata "sugesti" mungkin dalam benak kita akan lengsung berpikir ke "Hipnotis". Itu benar!! Jadi dalam prakteknya akan lebih mudah dipahami jika kita (orang tua) menganggap sebagai "romy rafael" yang ahli dalam melakukan hypnosis, dan anak kita adalah orang yang akan di hipnotis.
Dalam melakukan hipnotis setiap kata yang keluar dari mulut kita harus betul-betul diperhatikan. Dalam memanipulasi orang yang akan di hipnotis, Romy rafael pernah menyebutkan kata "dua tempat" bukan "dua empat" yang maksudnya agar orang yang di hipnotis itu menanamkan kata tempat bukan empat (4) yang masuk ke dalam alam bawah sadarnya. Dan akhirnya orang yang di hipnotis itu memilih tempat yang di inginkan oleh Romy rafael.
Disini saya tidak akan membahas tentang praktik hipnotis yang dilakukan Romy rafael namun saya bermaksud agar Anda orang tua harus berhati-hati dengan setiap kata-kata yang keluar dari mulut Anda. 
Baik dalam bentuk tindakan maupun dalam bentuk ucapan hanya akan terbagi menjadi dua bagian, yang baik dan yang buruk. Ucapan atau kata atau sugesti yang baik seperti; sayang, manis, cinta, anak baik, anak pintar, anak penurut, dan lain-lain. Sedangkan Ucapan atau kata atau sugesti yang buruk seperti; anak setan, anak nakal, anak kurang ajar, anak bandek, anak tidak tau sopan santuk, anak penakut, goblok, tolol, dan lain-lain.

Karena pikiran terdalam anak kecil masih kosong, maka sugesti akan lebih cepat menyerap jika diarahkan kepada anak kecil dibandingkan orang dewasa. Sugesti yang baik akan tertanam dengan baik pula ke dalam alam bawah sadar si anak. Semakin sering kita men-sugesti atau mengucapkan kata-kata baik, secara langsung kita sedang menanamkan benih-benih kebaikan kepada alam bawah sadar si Anak. Dan yang akan terjadi nanti adalah: si anak akan menjadi sama persis seperti yang kita sugestikan. Jika kata-kata yang kita sugestikan adalah: anak baik, anak pintar, dan anak penurut, maka setiap sel dalam tubuh si anak akan membentuk menjadi: anak baik, anak pintar, dan anak penurut pula.

Mendidik anak dengan kecukupan bukan kekurangan

cara mendidik anak yang baik dengan serba cukup

Jika di atas adalah cara mendidik psikologis anak, sekarang adalah mendidik anak dalam bentuk Materi. Materi disini bisa dalam bentuk, makanan, pakaian, uang dan lain sebagainya.

Tapi saya orang yang tidak punya!! Saya tidak peduli bagaimana pun keadaan Anda, tapi untuk soal materi, si Anak harus selalu serba cukup. Mengapa!! Sebab jika si Anak selalu lapar maka yang akan ia pikirkan hanyalah makanan, makanan, dan makanan saja. Jika Anda pelit memberi Anak uang jajan maka yang akan ia pikirkan adalah duit, duit, dan duit saja. Tapi jika semuanya serba cukup maka pikirannya akan berkembang, berkreasi, dan berimajinasi untuk menemukan hal-hal yang luar biasa dalam hidupnya. Bukan berimajinasi ke makanan dan uang saja.

Dari sini kita tau mengapa kebanyakan anak orang kaya itu pintar-pintar, Itu sebenarnya bukan karena susunya yang mahal atau makanannya yang lezat-lezat, melainkan karena pikiran si Anak lebih terbuka dan berkembang luas.

Pada dasarnya seorang anak itu sama, jika pun ada anak yang sejak usia dini sudah pintar, itu bisa disebabkan karena faktor keturunan dari orang tua, tapi pendidikan dari orang tua lah yang berperan besar untuk menentukan kecerdasan si buah hati.

Saya punya tetangga, ia mempunyai anak yang dari masih kecilnya sudah sangat cerdas sekali, namun seiring berjalannya usia menjadi bodoh, dan saya perhatikan orang tuanya selalu membiarkannya serba kekurangan. Membiarkannya lapar, tidak pernah memberi uang jajan. Si Anak itu kadang-kadang saya suruh tapi dia akan menolak jika saya tidak memberinya ongkos jalan. Dari sini jelas bahwa yang dipikirkan si anak hanyalah uang, uang, dan uang saja.

Siapakah yang salah dalam hal ini??? Jelas orang tua, tapi kadang ada orang tua yang menyalahkan anaknya, padahal anak adalah cermin dari orang tua.

Oh ya satu lagi, Kebanyakan dari kita berpikir jika kita membiarkan si Anak serba cukup maka akan menjadi boros. Dan jika kita membiarkan si Anak kekurangan akan menjadi hemat. Padahal ini kebalik!, Justru dengan membiarkan si Anak selalu serba kekurangan itu yang malah boros. Mengapa demikian!! Karena jika di rumah kita banyak makanan maka perut kita akan selalu merasa kenyang, dan malah malas untuk makan. Tapi jika di rumah jarang ada makanan, bawaan perut kita juga akan lapar terus, begitu ada makanan langsung disikat habis.

Jika Anda tidak percaya silakan Anda terapkan cara di atas atau berilah si Anak serba cukup, lalu hitung pengeluaran Anda!.

Menjadi teman si Anak

cara mendidik anak yang baik dengan menjadi teman
Cara mendidik anak yang baik berikutnya adalah dengan menjadi teman si Anak, Cara ini lebih tepat jika si Anak sudah beranjak dewasa, karena biasanya di saat-saat itu si Anak mulai labil. Namun akan lebih baik jika memulainya sejak usia dini.

Sekarang kita akan beralih posisi yaitu kita yang menjadi anak, Jika kita ada masalah kemana biasanya kita akan mengadukan masalah tersebut?.. Jawabanyang paling banyak saya yakin adalah teman!.

Teman adalah segalanya bagi kita. Jika kita melakukan kesalahan, kita biasanya menceritakannya kepada teman terlebih dulu, Baru biasanya sang teman akan menyarankannya untuk menceritakannya kepada orang tua. Dan kita selalu patuh apa yang disarankan oleh teman.

Seharusnya jika didikan kita benar, maka si Anak akan lebih dulu untuk menceritakannya kepada orang tua. Tapi biasanya dengan alasan takut dimarahi, Si Anak jadi enggan untuk menceritakan unek-uneknya kepada orang tua.

Kembali lagi ke pembahasan di atas bahwa dalam hal apa pun kita tidak bolah memarah-marahi anak kita, Meskipun si Anak berbuat salah, karena seperti yang sudah saya katakan di atas bahwa setiap tindakan kita adalah cermin untuk anak kita. 

Jika Anda tidak ingin Anak Anda menjadi pemarah, Anda pun tidak boleh pemarah!. Jika Anda ingin anak Anda menjadi orang baik, Anda pun harus menjadi orang baik!. Jika Anda ingin menjadi teman baik anak Anda, Anda pun harus menjadi teman yang baik untuk Anak Anda!

Anak Anda adalah Anda

cara mendidik anak yang baik

Coba kita sebisa mengkin untuk hening, merenungkan sejenak siapa kita dan siapa anak kita. Mungkin kita pernah mendengar bahwa manusia adalah mahkluk abadi, Inilah maksudnya!. Ketika Anda memiliki anak, setiap sel yang ada pada tubuh Anda akan terbagi dua ke dalam tubuh anak Anda, Secara tidak sadar diri Anda menjadi dua orang, orang yang satu masih polos dan orang yang satu mulai menua yaitu Anda sendiri.

Source
Read More..